Langsung ke konten utama

Puisi Bucin Untuk Bidadari Pengikat Ketika Berada Di Sekolah Menengah Atas

🌹Permai Peranita Dirimu🌹

Oleh : Muhammad Noor Fallah


Malam ini, dengan perangai tak berjubah

Kupotret tawan senyummu, di balik lengkung

sabit malam

Bersukat campang; kau biarkan lesung kecil

di pipimu

Amat cantik, wajah kayangmu berpancar

kejora

Tak lama siasat malam mulai merayapi

waktu

Sang detik mulai tenggelam di lentik bulu

matamu

Ah, wajah jelitamu tetap berbinar dengan

senyum memukau

Permai terpancar, aura jiwamu terjepit di

latar pawana

Ke mana gerintang nan Peranita itu?

Ingin kutitipkan segumpal rasa bermanikam

kasih

Ah aku lupa, intan malam telah tidur di

pangkuanmu

Dan aku, mash mendayung cinta di muara

hatimu

Sekarang percayalah kasih, malam ini telah

purba

Larik di tiap bait syairku telah mati di pangkal

langit

Bahkan gurah sajakku terpenggal sabit puisi

Tapi dirimu, mash duduk di singgasana hati.

Sumedang, 17 April 2019


Komentar