Langsung ke konten utama

PERINGATI MAULID NABI DAN HARI SANTRI NASIONAL, MELALUI DAKWAH INSPIRATIF ALA TEH KIKI BERSAMA PKPT IPNU-IPPNU IAIN SYEKH NURJATI CIREBON DAN ANAK YATIM PIATU


     Perayaan maulid Nabi Muhammad SAW dan hari santri nasional merupakan momentum yang sangat dinantikan oleh banyak kalangan. Maulid Nabi Muhammad SAW dan hari santri nasional biasanya diperingati oleh banyak orang dengan mengadakan perayaan yang berbeda-beda. Salah satunya PKPT IPNU-IPPNU IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang merayakannya Bersama anak yatim dan piatu melalui dakwah inspiratif bersama Rekanita Kiki Rizki Amaliah yang merupakan demisioner dari PKPT IPNU-IPPNU IAIN Syekh Nurjati Cirebon yang memiliki segudang prestasi.

Rekanita Kiki, atau yang kerap disapa teh Kiki mengaku senang bisa menjadi bagian dalam kegiatan ini. Karaena menurutnya, ketika ia melihat wajah dan senyuman dari anak yatim dan piatu maka sama saja rasanya ketika seandainya ia bertemu dengan Nabi Muhammad SAW, yang dahulunya merupakan anak yatim juga bahkan sejak di dalam kandungan ibunya. Teh Kiki juga mengaku acara ini sangat luar biasa “Terselenggaranya acara ini yang katanya perdana dalam gerakan sosial di kepengurusan sekarang walaupun perdana tapi luar biasa, karena menghadirkan sosok yang luar biasa yaitu anak yatim” ungkapnya.

Mengenai dakwah inspiratif yang di bawakan oleh teh Kiki, rupanya disambut dengan antusiasme anak-anak dan juga tamu undangan lainnya yang hadir saat itu. Ia memiliki tips tersendiri bagaimana caranya bisa menghipnotis audiens saat berdakwah yaitu dengan ketulusan hati “Bebribaca inspiratif, jangan terlalu merencanakan apalagi dakwah yang istilahnya mengajak. Agar ada feedback maka harus berdakwah dengan hati, bukan hafalan atau pemahaman. Karena hafalan bisa lupa. Kalau hati kan tuntunan sendiri” ujarnya. Selain itu teh Kiki juga menggunakan metode membingkis dan membungkus materi seperti dengan jargon 5M yang beliau bawakan saat berdakwah “Triknya adalah membungkus dan membingkis materi yang disampaikan. Agar bisa disampaikan dengan baik seperti 5M tadi menjadi point2 yang rinci yang isinya mencontoh, mengubah, membiasakan, membaca dan melantunkan”.

(Penulis : Rekan Muhammad Noor Fallah)

Komentar